Bukan Ozil Yang Menjadi Biang Kerok kekalahan Jerman, Namun Kross

Ternyata Toni Kross merupakan biang keladi dari kegagalan Jerman pada babak 16 besar Piala Dunia 2018, mengingat pemain Real Madrid itu kedapatan tak mau mengumpan bola ke salah satu Reakannya dan meragukan kualitas para rekannya.

Kekalahan Die Mannschaft dari  Meksiko dalam pertandingan pembukaan memicu keluarnya grup grup kejutan mereka setelah kalah dari Korea Selatan.

Juara bertahan yang kemarin tersingkir dari Piala Dunia di babak penyisihan grup setelah kekalahan ke Korea Selatan melihat kampanye bencana mereka mulai dengan kehilangan 1-0 ke Meksiko.

Hal-hal hampir tidak ada yang lebih baik dari sana, dengan Kroos yang menjadi pahlawan setelah golnya yang menakjubkan meraih kemenangan 2-1 atas Swedia di pertandingan kedua grup.

Tapi tampaknya masalah yang mendalam ada di dalam skuad bahkan sebelum ambruk melawan sisi Tae-yong Shin.

Sebuah laporan di Times menyebutkan bintang Real Madrid Kroos  yang telah memenangkan Liga Champions tiga kalim digunakan sebagai playmaker di pertandingan Meksiko.

Itu tidak berhasil dan tujuan Hirving Lozano memberikan kejutan yang mengejutkan.

Tapi sekarang telah diklaim Kroos dihindari melewati ke bek kiri yang tidak berpengalaman Marvin Plattenhardt selama pertandingan di stadion Luzhniki di Moskow.

Dia diganti pada menit ke-79 dan tidak bermain lagi di bawah pelatih Joachim Low.

Kesal melambung penuh waktu karena kekalahan di Korea Selatan.

Bintang Arsenal Mesut Ozil bentrok dengan fans di tribun dan pendukung Jerman bahkan menyalahkan gelandang itu untuk atas kekalahan meskipun penampilannya menonjol dan beberapa fans mencoba untuk menantangnya berduel satu lawan satu atas Jerman tersingkir.

Fernando Santos : Uruguay Tim Kuat

Manager timnas Portugal, Fernando Santos mengungkapkan akan sangat berhati hati ketika melawan Uruguay pada babak 16 besar Piala Dunia 2018. Ia telah memiki data lawannya dan tak akan meremehkan wakil Amerika Selatan itu mengingat lini serangnya yang di isi oleh penyerang penyerang terbaik dunia.

Cristiano Ronaldo Cs sendiri berhasil lolos ke babak 16 besar usai mereka berhasil lolos dari Grup maut bersama Spanyol, Seleccao berada di Runner Up sedangkan Spanyol sendiri menjadi pemuncak klasmen. Portugal sendiri mendapatkan dua kali hasil imbang dan satu kemenangan atas Maroko.

Sedangkan Uruguay sendiri berhasil memenangkan tiga pertandingan di fase Grup yang membuat mereka menajdi juara Grup A.

”Mereka Uruguay merupakan tim yang bagus dan memiliki skuat yang baik, dan mereka memiliki sosok Oscar Tabarez yang telah mengabdi bersama mereka selama 12 musim.”ujarnya.

”Pengalaman yang dimiliki mereka luar biasa, dengan kekuatan yang hampir merata. Dan mereka memiliki penyerang penyerang yang amat bagus dan yang terbaik di dunia. Jadi mereka bisa bermain sebagai tim.”ungkap Santos.

”Ini merupakan pertandingan yang sangat besar, kami memiliki pemain yang bagus, mereka juga, Jadi kita akan melihatnya. Dan saya kira Portugis akan menang sedang Uruguay mereka juga merupakan tim yang amat bagus.”

Pertandingan Portugal vs Uruguay sendiri akan dimainakn pada Sabtu 30/06 malam,  yang akan di selengarakan di stadium Olympic Stadium, Sochi.

laga itu merupakan laga hidup mati bagi kedua tim, mengingat mereka telah memasuki babak 16 besar dan yang berhasil menang akan lolos ke babak selanjutnya.

Skuat Inggris Telah Berevolusi Dengan Sangat Bagus

Pelatih Timnas Belgia, Robertoi Martinez mengungkapkan jika dirinya yakin para pemain Inggris sudah memahami taktik bermain sepak bola mengingat The Three Lions tampil amat bagus pada gelaran Piala Dunia 2018.

Pelatih asal Spanyol itu sendiri menilai jika  mantan klubnya Everton memainkan peran yang sangat penting dari perkembangan skuat timnas Inggris di usia muda.

Maneger Belgia tersebut  mengakui dia telah melihat transformasi yang luar biasa dalam permainan kami sejak pertama kali berhasil di Liga Premier dengan Wigan pada tahun 2009.

Dan Martinez, yang pertama kali datang ke Inggris sebagai pemain pada tahun 1995, percaya bahwa pusat sepakbola nasional FA, St George’s Park, telah memainkan peran utama.

Menjelang pertandingan Grup G Belgia melawan Inggris pada Kamis, pelatih asal Spanyol itu mengatakan: “Saya pikir ini adalah evolusi besar di Inggris.

“Ketika saya mulai di Liga Premier pada tahun 2009 itu adalah kontras nyata dalam gaya di liga.

“Tapi saya pikir para pemain Inggris telah mengembangkan kesadaran yang luar biasa dari sudut pandang taktis.

“Itulah perbedaan terbesar dalam lima atau enam tahun terakhir.

“Memiliki St George’s Park, memiliki struktur nyata dalam cara tim Inggris bermain, Anda telah melihat keberhasilan dengan tim U-17, dan U-20, cara ada budaya menang.

“Saya akan mengatakan dalam enam tahun terakhir para pemain Inggris kini memiliki intensitas dan kecepatan, tetapi juga kesadaran taktis yang nyata yang dibawa oleh cara tim bermain di Liga Premier.”

Martinez juga berpikir bahwa bintang-bintang Belgia sendiri telah meningkat secara besar-besaran dengan bermain di Inggris.

Dari 23 pemain skuad Piala Dunia, 12 pemainnya bermain di Liga Premier.

Dan Martinez menambahkan: “Di Liga Premier dan pertandingan Inggris, faktor yang menghibur adalah apa yang terjadi segera setelah Anda kehilangan bola dan segera setelah Anda mendapatkan kembali bola.’’

“Permainan  transisi adalah sesuatu yang unik di permainan Inggris.

“Kami tahu betapa berbakatnya teknis para pemain kami.

“Tetapi harus bekerja di bawah cara bermain intensitas tinggi telah membuat pemain kami berpikir lebih cepat, membuat keputusan lebih kuat dan lebih tajam secara teknis.

“Saya pikir pemain kami telah berevolusi karena intensitas itu dalam permainan mereka.” ungkap mantan pelatih Everton tersebut.

Result PD 2018 : Korea Selatan 1-2 Meksiko

Korea selatan harus bermain melawan Meksiko di  Grup F PD 2018 yang di mainkan di  stadium Rostov Arena.

Dalam pertandingan tersebru , Korea Selatan  harus mengakui kekalahan mereka dengan skor 0-1 dari wakil Amerika Latin, Meksiko. bagi bintang Korea Selatan  Son, kekalahan itu sangat sakit  bagi skuat Korea pada saat itu.

Wow! Son Heung-MIn berhasil mencetak gol di detik detik akhir babak kedua dalam laga laga meksiko vs korea Selatan yang siarkan langsung TRANS TV Sabtu 23-06-2018 tadi malam.

Gol dari kotak penalti ini membuat Korea Selatan mengoleksi satu gol dalam laga berhadapan dengan  Meksiko meski akhirnya harus menelan kekalahan 1-2.

Gol yang tercipta akibat pemain Korea Selatan melakukan handball dan mendapatkan hukuman penalti dari wasit. Skor sementara Meksiko unggul Korea Selatan 1-0.

Timnas Meksiko Vs Korea Selatan merupalan matchday kedua babak Grup F PD 2018. Gelandang Korea Selatan, Son Heung-Min menyebut kondisi ruang ganti timnnya sedang tidak bagus menjelang menghadapi Meksiko.

Korea Selatan dan Meksiko saling berhadapn pada lanjtuan Grup F PD 2018 yang dimainkan di Rostov Arena.

Kekalahan tersebut membuat bintang Korea Selatan Son Heung Min amat sedih dengan kekalahan tersebut yang membuat mereka harus angkat kaki dari Russia lebih dini.

Terkait dengan laga melawan Meksiko kali ini Son mengakui jika timnnya tidak di favoritkan untuk bisa menang. Ia pun terlihat amat sedih meski dia berhasil mencetak gol indah pada menit menit akhir, dan sang pemain juga terlihat di peluk oleh Presiden Korea Selatan yang ikut hadir mendukung tim Negri Ginseng tersebut.

 

Emre Can Ternyata Fans Juventus Sejak Kecil

Gelandang baru milik Juventus Emre Can ternyata mengungkapkan jika dirinya merupakan fans Juventus sejak masih kecil, Can sendiri baru saja merampukan transfernya dari Liverpool ke Juventus. Menariknya I Biancconeri mendapatkan sang pemain dengan gratis.

Banyak yang menyangkan kepindahan dari Can ke Juventus terutama para Fans Liverpool. Sebenarnya Can merupakan pemain yang memiliki kualitas yang amat bagus mengingat ia memiliki visi permainan yang sempurna. Ia mampu bertahan dengan baik dan menyerang sangat baik jika di butuhkan.

Namun dengan kepergiaan Can sendiri dari Anfield sebenarnya ada baiknya mengingat sang pemain juga sering di bekap cedera dan pada musim ini sendiri ia tidak bermain dengan banyak pertandingan mengingat cedera sering mengampirinya.

Tapi keingginan sang pemain sendiri tidak bisa di cegah oleh kubu Liverpool. The Reds sendiri sebenarnya telah mencoba untuk mengingkat pemain timnas jerman itu dengan kesepakatan kotrak baru. Sayangnya sang pemain langsung menolak.

Ketika baru di resmikan oleh Juventus, Can sediri mengungkapkan jika Juventus merupakan klub yang sangat di idolakannya, apalagi dengan Sih Nyonya Tua yang menjadi klub yang memiliki Sejarah yang panjang di Serie A membuatnya semakin jatuh cinta.

”Juventus merupakan klub idola saya sejak saya kecil, mereka memiliki sejarah yang sangat panjang. Dan mereka terbiasa dengan menjurai trofi hal ini lah yang membuat sayang sangat tertarik akan hal itu.”

”Jadi bergabung dengan Juvetus merupakan impian saya dari kecil. Saya sangat bahagia dengan bergabung bersama Juventus.Ini merupakan klub yang berserjarah yang terbiasa dengan kemenangan.” ucap mantan pemain Bayern Leverkusen itu.

 

Pemain Napoli Ini Ikut Sarri Ke Chelsea

Rumour bergabungnya Maurozio Sarri ke Chelsea mungkin hanya membutuhkan waktu peresmiannya  saja, melihat berbagai laporan yang menyebutkan jika pelatih asal Italia tersebut akan menggantikan posisi dari Antonio Conte di Chelsea. Dengan bergabungnya Sarri membuka kans para mantan pemainnya juga ikut bergabung bersama pelatih yang memiliki kebiasan dengan rokoknya ini.

Salah satu pemain Napoli yang akan ikut bereuni dengan Sarri adalah Dries Marten, performa bagus  Martens sendiri pada musim ini memang andil dari tangan dingin pelatih berusia 54 tahun tersebut. Apalagi pemain berusia 29 tahun tersebut berhasil menjadi top skor Napoli di Serie A.

Sarri sendiri memang memiliki hubungan yang dekat dengan para pemainnya di Napoli, apalagi dengan kualitas musim lalu yang menjadikan Martens sebagai penyerang menggantikan posisi yang di tinggal oleh Gonzalo Higuain membuat Martens langsung berhasil menjelma menjadi salah satu penyerang terbaik di Serie A.

Setibanya di Standford Bridge sendiri Sarri memang harus segera membenahkan skuat Chelsea guna memperkuat sektor yang diklaim lemah pada musim lalu. Dengan kedatangkan Martens sendiri kemungkin Sarri bisa memainkan taktiknya di Chelsea seperti ketika ia menerapkanya di Napoli.

Napoli sendiri pada musim lalu memang bermain dengan begitu indah, dengan mengandalkan umpan umpan pendek bak Tiki Taka serta passing akurat yang mengharuskan lini tengahnya mengatur jalanny pertandingan membuat I Parteinopei salah satu klub yang di segani di Serie A.

Jika Martens jadi bergabung dengan Chelsea maka ia akan bergabung dengan para koleganya di timnas Belgi yakni Eden Hazard, dan Thiabaut Courthois.

Ronaldo Bisa Bergabung Kembali Dengan MU Setelah Piala Dunia Berakhir

Cristiano Ronaldo diberitakan bisa bergabung kembali dengan Manchester United setelah Piala Dunia 2018 berakhir,namun akan mendapatkan saingan dari Paris Saint Germain.
Laporan dari Italia menghubungkan Real Madrid dan superstar Portugal  dengan kembalinya sang mantan ke Old Trafford.

Setelah awal yang gemilang pada pertandingan perdana  Piala Dunia dengan Portugal di mana ia mengantongi hat-trick melawan Spanyol dalam laga di grup B, dengan penampilan luar biasanya rumor transfer semakin menguat.

Surat kabar Italia Libero melaporkan bahwa striker andalan Madrid itu mungkin akan dipakasakan  untuk pindah kembali ke Old Trafford setelah turnamen musim panas ini.

Namun, juara Prancis Paris Saint-Germain juga sedang dalam proses  negosiasi dengan pihak Madrid, meskipun Financial Fair Play dapat mengenai mereka jika transfer untuk Ronaldo dilakukan.

Telegrap sendiri  melaporkan bagaimana Ronaldo diduga mengambil keputusan “tidak dapat diubah” untuk meninggalkan Real Madrid.

Komentar yang dibuatnya segera setelah kemenangan final Liga Champions menunjukkan waktunya di Bernabeu telah berakhir.

Spekulasi kemudian tumbuh di pada beberapa hari  berikutnya dengan laporan Florentino Perez dan dewan klub sangat marah dengan waktu pernyataan tersebut.

Dengan Ronaldo yang telah berusia 33 tahun  telah memutuskan untuk meninggalkan juara Eropa tersebut.

Dia saat ini mendapatkan sekitar  350.000 ribu Pounds per minggu di Real Madrid, tetapi itu artinya jika dibandingkan dengan gaji mingguan Neymar sebesar  619.000 ribu poundsterling sementara Lionel Messi mengantongi 673.000 ribu poundsterlig per pekannya.

Superstar Portugal dilaporkan telah meminta negosiasi lebih dari kontrak 1,35 juta poundsterling per minggu, yang membuat Real Madrid merasa berat untuk menyanggupi permintaan sang bintang.

Tim Kuda Hitam Berhasil Tahan Imbang Brazil, Banyak Tim Waspada

Timnas Brazil harus puas di tahan imbang oleh Swiss pada pertandingan perdana Piala Dunia di grup E, mereka bermain imbang dengan skor 1-1. Banyak yang mepredisksi pada pertandingan ini jika Neymar Cs akan memenangkan pertandingan tersebut dengan skor telak. Namun sayang prediksi itu gagal malah tim Samba malah di tahan imbang dengans skor 1-1.

Brazil sendiri sebenarnya mendominasi pertandingan dari babak pertama mereka juga sempat unggul melalui Philipe Coutinho pada babak pertama, namun sayang gol tersebut tidak bertahan lama dengan Swiss yang lalung membalasnya lewat Sardan Shoqiri pada menit ke 53”.

Swiss sendiri bukan tanpa perlawanan mereka kerap beberapa kali mencoba membongkar pertahanan Brazil melalui umpan umpan panjang ke depan,

Salah satu legenda Sepak bola Brazil Ronaldo Delima mengatakan jika Swiss merupakan tim yang dapat memberikan kejutan pada pertandingan tersebut.

”Swiss bermain amat bagus pada petandingan malam ini, Mereka melakukan pekerjaan yang luar biasa dengan sangat bagus.” ucapnya.

”Mereka sendiri merupakan tim yang sangat bagus dalam bertahan maupun menyerang, pemainan mereka dengan luar biasa sangat baik dan mereka menjadi salah tim yang akan di segani oleh lawan lawannya.”

Ronaldo menambahkan jika Swiss tidak hanya bagus dalam segi taktik namun secara motivasi mereka sangat bersemnagat dalam pertandingan tersebut.

”Saya pikir Swiss dapat menjadi salah satu tim yang amat sempurna jika mereka baerhasil mengalahkan Brazil. Jadi kita akan melihat aksi mereka pada pertandingan berikutnya untuk membuktikan jika mereka merupakan tim yang di segani oleh lawan lawannya.” ungkap leganda Brazil tersebut.

Spanyol Harusnya Bersyukur Ada Pemain Sehebat De Gea

Tampaknya kritikan mengalir sangat deras kepada David De  Gea usai dirinya melakukan blunder saat menghadapi Portugal dalam ajang Piala Dunia grup H, Ya De Gea harus merasakan gawangnya di bobol oleh Ronaldo sebanyak tiga kali. Apalagi dengan kehebatan dari CR7 yang membuat De Gea mati kutu.

Timnas Matador sendiri harus bermain imbang dengan Seleccao dengan skor imbang 3-3, pertandingan tersebut berjalan dengan amat panas melihat mereka saling bergiliran mencetak gol satu sama lain.

Blunder yang di lakukan oleh De Gea membuat ia mendapatkan cibiran dari berbagai penggemar sepak bola terutama para fans timnas Spanyol, Apalagi penjaga gawang milik Manchester United itu malah menjadi ejekan di berbagai media sosial yang menyamkan dirinya dengan Loris Karius yang beberapa pekan yang lalu melakukan blunder fatal ketika bermain melawan Real Madrid di Final Liga Champions Eropa.

Rekan satu tim De Gea di timnas Spanyol Gerard Pique meminta semua orang untuk berhenti mencibir De Gea dan menambahkan jika semua pemain terbaik pernah melakukan kesalahan apalagi De Gea. Dia meminta jika para Fans timnas Spanyol harusnya bersyukur dengan De Gea yang menjadi kiper nomor satu Matador tersebut.

”Ini tidak adil, David telah bekerja sangat keras dari babak kualifikasi, persahabatan hingga hari ini. Oke gawangnya di bobol oleh Ronaldo sebanyak tiga kali. Tapi dia hanya melakukan satu kesalahan saja. Dan dua kesalahan merupakan tim yang melakukannya. Saya pikir seorang Ronaldo yang hebat saja pernah gagal menembak penalti, jadi saya hanya berpikir David akan segera memperbaiki penampilannya.Ia terus termotivasi setiap harinya untuk menjadi kiper terbaik dunia.”ujarnya pernyataan Pique di akun media sosialnya.

Diego Costa : Senang Rasanya Bisa Hancurkan Mulut Para Pengkritik

Penyerang Timnas Spanyol Diiego Costa yang berhasil mencetak dua gol kegawang Portugal pada sabtu 16/6 dinihari tadi mengukapkan ia amat bersemnagat untuk membukam para mulut pengkritik yang tak suka dengan dirinya.

Pada pertandingan melawan Portugal pada Gruop B dinihari tadi, sang penyerang menjadi pemain yang di percaya turun oleh pelatih baru timnas Spanyol Fernando Hierro, dirinya menjadi andalan oleh tim Matador Spanyol di lin serang untuk gelaran Piala Dunia.

Costa sendiri berhasil menyumbangkan dua gol bagi timnas Spanyol dengan berhasil menyeimbangkan keadaan bagi timnas Spanyol usai tertingal dari Portugal pada babak pertama.

Mantan penyerang Chelsea itu mengungkapkan begitu senang dengan penampilannya pada tadi malam.

”Jujur saya harus sangat bekerja keras untuk menghancurkan para mulut pengkritik yang sering membahas tentang saya.” ucapnya kepada ESPN.

Diego Costa sendiri mengungkapkan jika timnya benar benar pantas untuk memenangakan pertandingan melawan Spanyol melihat mereka berhasil mendominasi jalannya pertandingan pada laga itu.

”Sudah jelas gol yang saya ciptakan benar benar sangat penting, Dan saya merasakan saya bermain sangat baik pada pertandingan tersebut.”

”Ya sebenarnya kami pantas untuk memenangkan pertandingan tersebut, mengingat kami berhasil mendominasi pertandingan, menyeimbangkan hasil dan kami sempat unggul pada menit menit akhir, hingga gol dari Ronaldo membuat kami hanya berhasil mendapatkan satu poin.” ucapnnya.

Sang penyerang kembali menegaskan jika timnya amat berpeluang untuk berhasil dalam turnamen ini melihat kualitas pemain dan skuat yang di miliki timnya.

”Pada sebuah pertandingan besar, memang menajadi persoalan yang selalu di bahas mengenai siapakah yang akan tampi dalam pertandingan tersebut. Itu telah menjadi hal yang biasa dan itu sangat bagus untuk keseluruhan tim.” terang Costa.