AC Milan Secara Resmi Menunjuk Stefano Pioli Mengantikan Marco Giampaolo

AC Milan

Salah satu klub raksasa Serie A Italia, AC Milan baru saja meresmikan pelatih barunya Stefano Pioli, untuk mengantikan pelatih Marco Giampaolo, yang dipecat oleh pihak klub setelah gagal memberikan hasil positif dalam tujuh laga di Serie A Italia 2019-2020.

Ditunjuknya mantan dari pelatih Inter Milan dan Fiorentina itu untuk bisa meningkatkan permainan skuad AC Milan, Pioli sendiri juga sangat diharapkan oleh pihak menejemen Milan bisa memberikan konsep permainan yang berbeda untuk klub Milan.

I Rossoneri julukan AC Milan, sampai saat ini masih tertahan di posisi ke-13 klasemen sementara Serie A Italia 2019-2020, setelah hanya mampu menang tiga kali dari tujuh pertandingan yang sudah dijalani oleh Milan.

Pihak menejemen dari Milan sendiri telah memberikan kontrak dua tahun untuk Pioli, meskipun begitu, masih banyak tidak yakin bahwa mantan pelatih Inter Milan dan Fiorentina tersebut mampu menngangkat permainan Milan yang saat ini sedang terpuruk.

Dilihat dari catat melatih Pioli sendiri juga, Pioli kerap mengalami kesulitan menangani klub yang tidak dalam kondisi stabil. Akan tetapi, Pioli secara tegas membatah hal tersebut, sebab secara terang-terangan Pioli mengatakan bahwa ia akan memberikan sesuatu permainan yang berbeda untuk Milan.

Pioli juga mengatakan bahwa, ia memiliki sebuah ide\konsep permainan yang akan diberikan untuk skuad Milan, dan Pioli juga berharap anak asuhnya nanti bisa menerapkannya pada saat bertanding.

“ Klub ini harus memiliki sebuah karakter permainan tersendiri, pada saat ini masih tersisa beberapa pertandingan yang harus dijalani oleh Milan, maka dari itu saya masih mempunyai sedikit waktu untuk berkerja. Anak asuhan saya harus bisa menerapkan dengan cepat konsep yang akan saya terapkan pada klub ini.” Ungkap Pioli.

“ Saya sudah memiliki apa yang sangat dibutuhkan oleh klub ini, pada saat ini saya sedang berkonsentrasi untuk langkah-langkah yang akan saya ambil kedepannya bagi klub ini,” tutup Pioli.

Pioli juga berjanji akan sekuat tenaga untuk secepat mungkin melakukan kerja sama dengan para pemain Milan, agar konsep yang akan saya terapkan bisa berjalan dengan baik saat bertanding dilapangan nanti.

Krzysztof Piatek Mendapat Tantangan Dari Gennaro Gattuso

Striker asal AC Milan, Krzysztof Piatek mendapatkan tantangan dari sang pelatih, Gennaro Gattuso. Tantangan tersebut adalah mengharuskan Piatek untuk bisa beradu tajam dengan Cristiano Ronaldo dimusim 2018 – 2019 ini.

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa musim ini Piatek bukanlah hanya sosok pemain top scorer untuk AC Milan saja, tetapi dirinya juga alih untuk Genoa.

Saat melakukan pembelaan terhadap AC Milan, Piatek berhasil membobol gawang Juventus dalam laga lanjutan ajang Serie A pada 6 Apr lalu, sebelum akhirnya kalah juga melalui pinalti dari Paulo Dybala dan Moise Kean.

Striker asal AC Milan, Krzysztof Piatek mendapatkan tantangan dari sang pelatih, Gennaro Gattuso

Kepada media Gazzeta dello Sport, Gattuso mengutarakan pendapatnya mengenai Piatek. Dirinya berpendapat bahwa pemain tersebut memiliki kemampuan untuk memecahkan rekor dari Ronaldo bersama Juventus.

“Saya berharap bahwa anda bisa memecahkan rekor yang sudah dicapai Cristiano Ronaldo yang sebelumnya merupakan pemain dari luar Italia yang sudah berhasil mencetak banyak gol di Serie A. Piatek haruslah bisa mendapatkannya”,

“Untuk bisa mencapainya, tidak hanya Piatek saja tetapi semua para pemain AC Milan juga harus terlibat agar mampu mencapai hasil yang lebih baik”, tutup Gennaro.

Sampai musim ini Piatek sudah mampu mengoleksi 21 gol di ajang Serie A dengan rincian 8 gol untuk AC Milan dan 13 gol untuk Genoa sedangkan Ronaldo yang sedang terkendala dengan Cedera baru saja mengkoleksi 19 gol bersama Juventus.

AC Milan saat ini masih berada diposisi ke-4 dipapan klasemen sementara dengan total perolehan 52 poin.

Wali kota Milan Tidak Menyetujui Rencana Inter dan AC Milan

AC Milan- Inter Milan
AC Milan- Inter Milan

Walikota Milan  yang bernama Giuseppe sala tidak ingin melepas Stadion san Siro Ke Klub AC Milan dan inter. Sikap yang sama juga telah diutarakan oleh perwakilan partai Politik Forza Italia yang bernama Pietro Tatarella.

Ia justru telah mengancam akan menggalang 15 ribu tanda tangan untuk menjadi bentuk sebuah pertentangan tersebut saat kedua klub telah mengumumkan rencana pembangunan ulang di San siro.

Seperti yang diketahui, Inter dan klub ac milan telah saling sepakat untuk membangun ulang San siro untuk menjadi lebih bagus daripada yang saat ini. Proyek itu telah dikabarakan bahwa melibatkan uang sebesar 600 juta euro dan baru akan selesai pada tahun 2023 yang akan datang.

Beberapa sektor dari rencana akan diperbarui, seperti halnya akan ada penambahan kursi penonton serta akan meletakannya  lebih dekat dengan lapangan. Selain dari hal itu, menurut dari sebuah laporan dari La reppublica, proyek New san siro omi akan dilengkapi dengan beberapa fasilitas seperti area konser serta kompleks perbelanjaan.

Begitu dengan pembangunan ulang San siro selesai, Klub inter milan dan ac milan akan dipastikan menjadi pemilik sah dari stadion legendaris dari italia ini. Rencana ini lantas akan mendapatkan sebuah tantangan keras dari sang walikota milan, yang bernama Giuseppe sala.

Giuseppe sala telah mengatakan bahwa ia tidak akan melepaskan sang stadion legendaris terhadap kedua klub raksasa serie A ini.

 

 

 

 

Kalahkan AC Milan, Juventus Mengukir Sejarah Baru

Juventus' Italian defender Giorgio Chiellini lifts the Supercoppa Italiana after winning the final between Juventus and AC Milan at the King Abdullah Sports City Stadium in Jeddah on January 16, 2019.
Juventus’ Italian defender Giorgio Chiellini lifts the Supercoppa Italiana after winning the final between Juventus and AC Milan at the King Abdullah Sports City Stadium in Jeddah on January 16, 2019.

Klub Juventus sudah berhasil merebut Trofi yang pertama pada musim 2018-2019. I Bianconeri sudah menjadi Juara Piala Super italia sesudah mengalahkan Klub AC Milan dengan Skor 1-0, pada hari kamis.

Bertanding di King Abdullah Sports City, jeddah yang diadakan di Arab Saudi, klub Juventus menang karena Gol Tunggal dari Cristiano Ronaldo pada babak yang kedua. Cristiano Ronaldo sudah mencetak Gol melalui sundulan Umpan dari Miralem Pjanic.

Dengan Demikian Klub juventus sudah 8 kali menjuarai Piala Super Italia ini. La Vecchia signora sudah mengukir Rekor sebagai tim yang paling sering mendapatkan juara pada ajang seperti ini dan sudah mengalakan pencapaian AC Milan dengan 7 gelar.

Piala Super Italia termasuk ajang yang mempertemukan Juara pada Seriw A dan Coppa italia. Dikarenakan Juventus sudah memenangkan serie A dan Juga Coppa Italia alhasil mereka bertemu dengan AC Milan pada piala super Italia. AC Milan termasuk Finalis Coppa Italia pada musim yang lalu.

Juventus terbilang cukup lama tidak memenangkan Piala super italia. Mereka Terakhir kali Juara pada tahun 2015 yang lalu. Padahal pada 7 tahun terakhir ini Juventus selalu mengikuti Piala Super Italia.

Gelar Piala Super italia ini termasyk Trofi ke 10 yang sudah dipersembahkan Pelatih Massimiliano Allegri Untuk Klub Juventus.

Sedangkan Untuk ronaldo, Joao Cancelo, Emre Can, dan Mattia Perin, ini termasuk Trofi perdana bagi mereka saat bersama Juventus.

 

 

 

 

Adanya Masalah Keuangan, AC Milan Batal Rekrut Cesc Fabregas

Direktur Olahraga dari AC Milan, Leonardo memang membenarkan kabar yang menyatakan bahwa timnya akan melakukan pengrekrutan terhadap pemain gelandang Chelsea, Cesc Fabregas. Pemain asal Spanyol ini dianggap bisa meningkatkan performa dan kreativitas dari lini tengah Rossoneri.

Peluang AC Milan untuk bisa mendatangkan dan memperoleh tanda tangan dari Fabregas bisa dibilang sangatlah besar. Terlebih lagi eks pemain dari Arsenal itu masih memiliki kontrak sampai dengan 30 Juni 2019 bersama Chelsea.

Peluang AC Milan untuk bisa mendatangkan dan memperoleh tanda tangan dari Fabregas bisa dibilang sangatlah besar

 

Dikutip berdasarkan lapoean dari Sports Male, Leonardo mengatakan, ” Kami sedang melakukan evaluasi serta mempertimbangkan kemungkinan untuk melakukan transfer Cesc Fabregas tetapi hal tersebut tidak bisa dilakukan sesuai dengan rencan. Kami masih akan melakukan pengevaluasian dari segala kondisi yang ada”.

Tetapi AC Milan sendiri tidak mau terburu-buru mendapatkan dan mendatangkan Fabregas saat bursa transfer Januari musim panas 2019 mendatang. Rossoneri masih memiliki kendala dengan masalah Financial Fair Play (FFP).

Leonardo menegaskan, “Mungkin saat ini kami memiliki sanksi ekonomi. Kami memiliki neraca keuangan yang sangat negatif tetapi AC Milan akan terus melakukan sesuatu pada bursa transfer Januari mendatang. Kami tidak mau terburu-buru dan akan melakukannya dengan perlahan”.

AC Milan kemungkinan besar akan malakukan pemburuan terhadap Fabregas setelah bulan Januari 2019. Disaat itulah gelandang yang saat ini berumur 31 tahun bisa didapat oleh AC Milan dengan cuma-cuma.

Saat berada dibawah asuahan dari Maurizio Sarri, Fabregas sangat jarang memiliki kesempatan bermain. Dirinya hanya bermain sebanyak empat kali di Liga Inggris.