Manfaat Mengerjakan TTS Untuk Kaum Lansia

Siapa yang tidak tahu teka-teki silang (TTS)? Meski era game digital sudah mulai tergerus, TTS masih menjadi pilihan bagi sebagian orang. Bahkan TTS juga memiliki manfaat bagi kesehatan, termasuk bagi para lansia. Melengkapi TTS dapat menjadi salah satu alternatif untuk mencegah penurunan kemampuan kognitif lansia.

Apa manfaat memecahkan teka-teki silang bagi orang tua?

Teka-teki silang (TTS) sering disebut sebagai permainan asah otak. Bukan tanpa alasan game ini membuat Anda berpikir aktif dengan menebak-nebak petunjuk dan mengisi kolom yang tersedia.

Meski berupa permainan, aktivitas ini membuat otak Anda tetap aktif dan membuat Anda merasa tertantang.
The International Neuropsychology Society menyatakan bahwa teka-teki silang berisi aktivitas yang merangsang otak. Ini memiliki efek positif dalam menunda timbulnya kehilangan memori pada orang dengan demensia.

Demensia merupakan sindrom gangguan fungsi kognitif yang sering dialami oleh lansia. Sindrom ini biasanya mempengaruhi memori, komunikasi, pemecahan masalah, dan pemikiran pada orang dewasa yang lebih tua. Pantas saja Anda sering menjumpai orang tua yang pikun, tidak ingat nama cucu atau berbicara cadel. Ini adalah tanda demensia dan merupakan bagian dari proses penuaan.

Menjaga otak tetap aktif dapat membantu orang tua menjalani kehidupan yang lebih baik, terutama bagi mereka yang menderita penyakit Alzheimer atau demensia. Permainan yang melibatkan pikiran bisa menjadi cara agar otak tetap aktif di usia tua.

Manfaat Kesehatan Lainnya dari TTS

Tidak hanya untuk orang tua, TTS juga memiliki manfaat untuk segala usia. Teka-teki silang umumnya merupakan permainan yang dapat meningkatkan fungsi otak dan kognisi.

Menyelesaikan teka-teki silang dapat menjadi alat latihan untuk memperkuat jaringan otak dan mencegah penurunan kognitif pada lansia. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa orang yang bermain teka-teki silang memiliki fungsi otak yang 10 tahun lebih muda dari usianya.

Penelitian lain menunjukkan bahwa melakukan aktivitas yang merangsang kognitif seperti teka-teki silang dapat membantu Anda meningkatkan kemampuan berpikir, perhatian atau fokus, dan penalaran Anda.

Bagaimana cara menjaga kesehatan otak untuk lansia?

Otak adalah organ tubuh yang paling kompleks. Otak berfungsi untuk mengatur berbagai fungsi tubuh, menafsirkan informasi, memproses emosi, memori, kecerdasan, dan kreativitas.

Seperti organ tubuh lainnya, otak juga bisa mengalami penurunan fungsi seiring bertambahnya usia. Tak heran jika para lansia mulai mengalami masalah daya ingat atau bahkan demensia.