Vinicius Mengakui Kesulitan Dengan Posisi Barunya Di Real Madrid

Pemain muda asal Brazil yang dimiliki oleh Real Madrid, Vinicius Junior, menggungkapkan kesulitan beradaptasi dengan peran baru, yaitu bermain sebagai winger kanan yang ia dapatkan bersama tim Real Madrid. Vinicius sendiri awalnya bermain sebagai winger kiri, namun pelatih Zinedine Zidane, memberikan peran baru untuk Vinicius sebagai winger kanan.

Vinicius juga mengatakan bahwa ia memiliki karakter dan gaya permainan tersendiri, meskipun begitu ia tetap menghormati apa yang telah diputuskan oleh pelatih, dan ia juga tidak ingin menolak untuk bermain diposisi barunya sebagai winger kanan.

” Diklub manapun setiap pemain yang memilkki kemampuan kaki kanan, pasti akan ditempatkan disisi kiri, seperti yang terjadi pada Eden Hazard di Chelsea pada musim lalu. Hal yang serupa juga terjadi kepada saya. Saya sendiri mengakui bahwa sangat sulit sekali mengeluarkan kemampuan terbaik saya saat diberikan peran baru oleh pelatih sebagai winger kanan.” Ungkap Vinicius

Vinicius Jr

” Saya sendiri akan berkerja keras untuk bisa cepat beradaptasi dengan posisi baru yang saya dapatkan ini, karena saya ingin memberikan yang terbaik untuk klub Real Madrid, Pelatih Zidane juga sudah banyak membantu saya untuk bisa cepat beradaptasi dengan posisi baru tersebut. Dimana pada sesi latihan juga saya sering bertanya kepada pelatih cara untuk memaksimalkan permainan saya pada posisi baru tersebut.” Lanjut Vinicius

” Pelatih Zidane juga telah memberikan waktu bermain yang sama dikedua posisi tersebut, agar saya bisa membantu tim Real Madrid dan juga untuk Timnas Brazil kedepannya.” Tutup Vinicius

Walapun pemain berpaspor Brazil itu mengalami kesulitan dalam menjalankan tugas barunya tersebut, ia tetap akan berkerja keras untuk bisa memberikan yang terbaik untuk Los Blancos julukan dari Real Madrid, Vinicius juga baru-baru ini mendapatkan motivasi dari sang pelatih Zidane.

Seperti yang sudah diberitakan bahwa, Zidane sangat yakin sekali dengan kemampuan bermain yang terdapat pada diri Vinicius, dan Zidane juga menyebutkan bahwa perjalan karier Vinicius didunia sepakbola ini akan cermelang bersama skuad Real madrid. akan tetapi, sang pemain harus bisa meningkatkan kemampuannya tersebut bersama tim Madrid saat ini.

Jordi Alba Terkejut Mendengar Zidane Kembali ke Real Madrid

zinedine zidane
zinedine zidane

Bek Barcelona yang bernama Jordi Alba sangat kaget melihat keputusan Zinedine Zidane untuk kembali menjadi pelatih di Los Blancos. Menurut Jordi Alba, langkah yang telah diambil oleh Zidane ini merupakan fenomena Langkah yang tidak Normal.

Zidane mimilih untuk hengkang dair Real Madrid pada akhir musim yang lalu. Ia telah mengundurkan diri tidak lama setelah ia membawa Real madrid untuk memenangi Trofi di ajang liga champions.

Tetapi belum genap semuism, Zinedine Zidane akhirnya balik Ke Los Blancos. Ia kembali untuk menggantikan Santiago Solari yang sebelumnya telah dipilih untuk menggantikan julen Lopetegui.

Zidane telah di angkat menjadi Entrenador Los Blancos. Bek Timnas Spanyol ini telah mengaku bahwa ia sangat terkejut dengan Pemilihan Kembali pelatih yang berasal dari Prancis itu.

“Los blancos telah menjadi tim Favorite secara teori,” Tandas Jordi Alba yang dikutip dari Goal Internasional, setelah ia menjalani laga saat melawan Lyon di UCL.

“Tetapi ajax lebih bagus pada 2 pertaningan dan sangat pantas untuk mengalahkan mereka,”tandasnya lagi.
“Aku sangat terkejut dengan kembalinya pelatih Zidane ke Los Blancos. Tidak normal untuk seorang pelatih untuk kembali sesudah 9 bulan,”Tandas alba.

Sebelumnya Zidane telah membeberkan sedikit alsan ia mau kembali ke Los blancos. Ia telah mengaku mau menerima pinangan dari Florentina Perez karena ia mencintai Klub Tersebut.

Alba Sebut Madrid Membuat Keputusan Aneh Kembali Rekrut Zidane

Fullback Barcelona, Jordi Alba menyebut bahwa rival bebuyutan timnya yakni Real Madrid telah mengambil keputusan tidak normal dengan kembali menunjuk Zinedine Zidane sebagai pelatih usai sang pelatih mengundurkan diri kurang dari semusim lamanya.

Los Blancos memang baru saja meresmikan Zidane sebagai pelatih baru mereka untuk menggantikan Santiago Solari. Hal ini tentu mengejutkan mengingat pelatih asal Prancis itu baru saja memutuskan meninggalkan Santiago Bernabeu di akhir musim lalu usai mengantar timnya meraih tiga gelar Liga Champions secara beruntun.

Pergantian pelatih Madrid ini menyusul krisis hasil yang dicatatkan oleh Sergio Ramos cs di semua ajang kompetisi musim ini. Selain tersingkir secara memalukan oleh Ajax Amsterdam di ajang Liga Champions, Madrid juga dipastikan gagal meraih gelar Copa del Rey musim ini setelah disingkirkan oleh Barcelona. Nasib baik juga tidak menaungi mereka di ajang La Liga karena saat ini posisi Madrid semakin tertinggal jauh dari pemuncak klasemen sementara yakni Blaugrana.

“Madrid menjadi salah satu favorit namun mereka telah tersingkir. Akan tetapi, saya kira Ajax memang pantas untuk melaju ke babak berikutnya karena mereka tampil lebih baik dalam dua laga melawan Madrid,” ujar Alba usai membantu timnya meraih kemenangan 5-1 atas Lyon.

“Saya terkejut ketika mengetahui Zidane akan kembali melatih Madrid. Saya kira bukan hal yang normal ketika ada seorang pelatih kembali ke klub yang sama setelah memutuskan pergi selama sembilan bulan,” tambahnya.

Sebelumnya Zidane memang sempat melatih Madrid selama dua setengah musim dengan menghadirkan tiga gelar Liga Champions dan satu gelar La Liga. Meski dalam periode kepemimpinan Zidane Barcelona mampu meraih dua gelar La Liga, namun Alba menilai timnya kurang diapresiasi oleh pubilik Spanyol.

“Apa yang telah kami raih sepertinya kurang dihargai di beberapa tempat di Spanyol. Namun ketika kami menjalani musim yang buruk, maka semua tempat akan menyerang kami. Kami tidak mendapatkan apresiasi yang pantas. Bukan hanya di musim ini, namun juga di musim-musim sebelumnya,” tutup bek asal Spanyol tersebut.

Zidane dan Chelsea adalah perpaduan yang sempurna

Robert Pires, mantan pemain Arsenal ini memberikan pandangannya seputar ketertarikan Chelsea pada Zinedine Zidane untuk memanajeri timnya. Pires mendukung langkah Chelsea untuk merekrut mantan pelatih Real Madrid itu.

Selama beberapa waktu kebelakang banyak rumor yang mengatakan bahwa Chelsea tengah mencari pengganti untuk pelatih mereka saat ini, Maurizio Sarri. Dikatakan alasan mereka ini adalah karena deretan hasil buruk yang diraih oleh pelatih asal Itali itu, sehingga dikatakan juga bahwa pihak manajemen Chelsea akan segera memberikannya surat pemecatan.

Chelsea juga sudah dirumorkan memiliki kontak-kontak dari beberapa manajer top, salah satunya adalah Zinedine Zidane yang berhasil memenangkan tiga tropi liga Champion berturut-turut bersama Real Madrid.

Pires sendiri mengakui bahwa meski Maurizio Sarri adalah pelatih yang hebat, meskipun ia masih belum menemukan cara terbaik untuk memanajeri Chelsea sekarang ini, sangat sulit baginya untuk menebak apakah Sarri akan tetap menjadi manajer di musim depan nanti.

Dengan itu jika Chelsea benar-benar akan memecat Sarri, atau Sarri meninggalkan Chelsea. Maka tidak ada opsi yang lebih sempurna selain Zinedine Zidane. Sebab menurut Pires, Zidane sendiri pasti mampu mengendalikan ruang ganti tim mereka, sebab Zidane sendiri sudah pernah menunjukkan kualitas baik dari segi pemain, maupun pelatih.

Akan menjadi kabar yang sangat bagus bagi Premier League jika Zidance mau pindah dan mengurusi salah satu tim di Inggris.