Karim Benzema Lebih Memilih Berkarir di Luar Spanyol, Jika Keluar Dari Real Madrid

Kabar yang mengatakan bahwa Karin Benzema akan meninggalkan Real Madrid semakin terdengar, bahkan kabarnya sudah ada dua klub besar yang menjadi pertimbangan dirinya untuk menjadi pelabuhan baru dari Benzema.

Karim Benzema sendiri baru pertama kali in bergabung dengan Real Madrid ditahun 2009 silam. Semenjak berkarier di Real Madrid dirinya sudah menjadi pemain andalam dari sang pelatihnya untuk menjadi ujung tombak dari Real Madrid.

Kabar yang mengatakan bahwa Karin Benzema akan meninggalkan Real Madrid semakin terdengar

Tetapi pada musim lalu, Benzema seakan sudah kehilangan ketajamnnya saat bermain dengan Real Madrid. Dengan demikian, dirinya dikabarkan akan segera pergi dari Real Madrid dalam waktu dekat ini.

Tetapi saat dilansir oleh media Mediapart, Karim Benzema dikabarkan tidak mau sembarangan dijual keklub lain. Dirinya dikabarkan sudah mempunyai dua klub yang menjadi pertimbangannya setelah selesai di Real Madrid.

Dari laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa Benzema enggan untuk melanjutkan karirnya di Spanyol. Dirinya dikabarkan ingin mencoba dan memulai kariernya diluar Spanyol.

Tujuan utamanya adalah Manchester City. Dirinya sangat tertarik untuk menjadi bagian dari The Citizens yang tampil prima dan bagus dibawah kepelatihan dari Pep Guardiola. Selain itu juga, Benzema juga mempertimbangkan untuk kembali ke Prancis dimana seperti yang dia katakan bahwa dirina ingin mencoba bermain untuk Paris Saint Germain.

Berdasarkan laoiran tersebut, Real Madrid masih belum memiliki rencana untuk mau melepaskan Benzema. Julen Lopetegui dikabarkan akan menghalang dan mencegah pemain dengan posisi striker tersebut pergi dari Bernabeu.

Lopetegui dikabarkan sangat menginginkan dan menyukai Benzema. Dirinya berpendapat bahwa striker asal Perancis itu masih bisa berkontribusi besar dalam lini serang Madrid dimasa depan.

Ronaldo Akan Jual Rumah Mewahnya Di Madrid

Arenaliga.org – Mega bintang Cristiano Ronaldo sendiri sudah berhasil merampukan transfernya ke Juventus dua bulan yang lalu, ia menjadi pemain sepak bola yang menyita perhatiaan ketika ia memutuskan bergabung dengan Juventus. I Biancconeri menebus Ronaldo dengan bandrol mencapai 100 juta euro dimana pria berusia 33 tahun itu akan menetap hingga empa tahun lamannya di Turin.

Nah, ia sendiri sempat pergi ke China untuk mempromosikan Apparel raksasa olahraga yang menaunginya selama sepuluh musim belangan, yaitu Nike. Sekarang tugasnya sudah selesai,setelah bergabung dengan Juventus dalam kamp latihan bersama rekan rekan barunya itu ia akan pergi ke Spanyol tepatnya di Madrid untuk melihat situasi rumahnya pluss urusannya yang belum selesai dengan otoritas pajak di Spanyol.

Ronaldo sendiri masih memiliki utang dengan otoritas pajak Spanyol dimana ia hanya tinggal membayar 3,5 jtua euro yang akan segera di bayarkan olehnya. Tidak hanya itu ia juga akn mengurus rumahnya yang begitu mewah di Madrid yang kabarnya akan segera ia jual.

Rumah mewahnya tersebut ia beli dengan harga mencapai 5,5 juta euro namun itu hanya setengah jadi dan belum ia tempati pada 2009 yang lalu namun ketika itu ia merenovasi total kediamannya itu dengan biaya mencapai 20 juta euro yang menjadikan huniannya yang begitu mewah.

 

Hukuman Dapat Membuat Marquest Menjadi lebih Baik

Mantan Juara dunia yang tengah bernaung di Ducati, Jorge Lorenzo, mengatakan jika cara yang tepat untuk menghentikan dominasi Marc Marquesz dengan menjatuhkan nya dengan hukuman yang amat berat. Dirinya juga mengatakan jika cara tersebut sangat jitu untuk mengubang menurunkan performa Marquest.

Hal tersebut di sampaikan usai kembali terjadi Insiden antara Marques dengan Rossi yang saling senggol di Sirkuit argentina pada pekan yang lalu.Insiden tersebut membuat Rossi terjatuh sedangkan Marques langsung terkena penalti selama 30 detik.

Lourenzo sendiri pernah merasakan hal yang serupa ketika dirinya saling beradu cepat dengan Dani Pedrosa di jepang pada 2005 yang lalu. Ketika itu ia mencoba menyalip Pedrosa namun hal tersebut membuat Pedrosa terjatuh usai terjadi sedikit benturan terhadap Lourenzo., setelah gagal finish, Lourenzo pun harus merasakan penalti yang di dan itu di berikan ketika Lourenzo menjalani pertandingan di Malaysia, Sepang.

‘’Itu sangat mengerikan,itu bisa membuat anda tertinggal dari yang lain.saya pernah mengalaminya ketika tahun pertama sata di GP250 pada tahun 2005, ketika itu saya sangat agresif hingga saya melihat ada sedikit ruang terbuka dan saya mencoba masuk.’’ucapnya.

‘’Ketika itu saya mencoba berebut posisi kedua yang pada saat itu terdapat Dani dan Alex. dan pada saat itu saya hanya berpikir untuk finish di posisi kedua,Saya sempat menyenggol Dani di tingungan pertama ,lalu pada tikungan kedua saya ingin mencoba menyalip kedua nya, Namun Alex langsung terjatuh karena saya.’’

Pengalaman dari Juara Dunia lima kali tersebut membuatnya belajar untuk mengubah gaya balapannya  demi tidak merugikan orang lain maupun dirinya.Dan sejak kejadian tersebut dirinya mulai menunjukan kualitasnya sebagai Rider yang Profesional dan segani para rivalnya.

‘’Mark Marquest sendiri merupakan Rider yang hebat, ia berhasil menjuarai kejuaran dunia sebanyak empat kali dari lima tahun yang di jalaninya.Namun ketika anda melakukan balapan yang tidak mengikuti aturan maka itu sama saja seperti anda melakukan tekel keras terhadap lawan anda dalam dunia sepak bola, dan anda akan terkena Kartu Merah.’’Ucapnya.