Ronaldo Akan Jual Rumah Mewahnya Di Madrid

Arenaliga.org – Mega bintang Cristiano Ronaldo sendiri sudah berhasil merampukan transfernya ke Juventus dua bulan yang lalu, ia menjadi pemain sepak bola yang menyita perhatiaan ketika ia memutuskan bergabung dengan Juventus. I Biancconeri menebus Ronaldo dengan bandrol mencapai 100 juta euro dimana pria berusia 33 tahun itu akan menetap hingga empa tahun lamannya di Turin.

Nah, ia sendiri sempat pergi ke China untuk mempromosikan Apparel raksasa olahraga yang menaunginya selama sepuluh musim belangan, yaitu Nike. Sekarang tugasnya sudah selesai,setelah bergabung dengan Juventus dalam kamp latihan bersama rekan rekan barunya itu ia akan pergi ke Spanyol tepatnya di Madrid untuk melihat situasi rumahnya pluss urusannya yang belum selesai dengan otoritas pajak di Spanyol.

Ronaldo sendiri masih memiliki utang dengan otoritas pajak Spanyol dimana ia hanya tinggal membayar 3,5 jtua euro yang akan segera di bayarkan olehnya. Tidak hanya itu ia juga akn mengurus rumahnya yang begitu mewah di Madrid yang kabarnya akan segera ia jual.

Rumah mewahnya tersebut ia beli dengan harga mencapai 5,5 juta euro namun itu hanya setengah jadi dan belum ia tempati pada 2009 yang lalu namun ketika itu ia merenovasi total kediamannya itu dengan biaya mencapai 20 juta euro yang menjadikan huniannya yang begitu mewah.

 

Hukuman Dapat Membuat Marquest Menjadi lebih Baik

Mantan Juara dunia yang tengah bernaung di Ducati, Jorge Lorenzo, mengatakan jika cara yang tepat untuk menghentikan dominasi Marc Marquesz dengan menjatuhkan nya dengan hukuman yang amat berat. Dirinya juga mengatakan jika cara tersebut sangat jitu untuk mengubang menurunkan performa Marquest.

Hal tersebut di sampaikan usai kembali terjadi Insiden antara Marques dengan Rossi yang saling senggol di Sirkuit argentina pada pekan yang lalu.Insiden tersebut membuat Rossi terjatuh sedangkan Marques langsung terkena penalti selama 30 detik.

Lourenzo sendiri pernah merasakan hal yang serupa ketika dirinya saling beradu cepat dengan Dani Pedrosa di jepang pada 2005 yang lalu. Ketika itu ia mencoba menyalip Pedrosa namun hal tersebut membuat Pedrosa terjatuh usai terjadi sedikit benturan terhadap Lourenzo., setelah gagal finish, Lourenzo pun harus merasakan penalti yang di dan itu di berikan ketika Lourenzo menjalani pertandingan di Malaysia, Sepang.

‘’Itu sangat mengerikan,itu bisa membuat anda tertinggal dari yang lain.saya pernah mengalaminya ketika tahun pertama sata di GP250 pada tahun 2005, ketika itu saya sangat agresif hingga saya melihat ada sedikit ruang terbuka dan saya mencoba masuk.’’ucapnya.

‘’Ketika itu saya mencoba berebut posisi kedua yang pada saat itu terdapat Dani dan Alex. dan pada saat itu saya hanya berpikir untuk finish di posisi kedua,Saya sempat menyenggol Dani di tingungan pertama ,lalu pada tikungan kedua saya ingin mencoba menyalip kedua nya, Namun Alex langsung terjatuh karena saya.’’

Pengalaman dari Juara Dunia lima kali tersebut membuatnya belajar untuk mengubah gaya balapannya  demi tidak merugikan orang lain maupun dirinya.Dan sejak kejadian tersebut dirinya mulai menunjukan kualitasnya sebagai Rider yang Profesional dan segani para rivalnya.

‘’Mark Marquest sendiri merupakan Rider yang hebat, ia berhasil menjuarai kejuaran dunia sebanyak empat kali dari lima tahun yang di jalaninya.Namun ketika anda melakukan balapan yang tidak mengikuti aturan maka itu sama saja seperti anda melakukan tekel keras terhadap lawan anda dalam dunia sepak bola, dan anda akan terkena Kartu Merah.’’Ucapnya.